Sabtu, 09 Maret 2013

Cara install android di pc atau komputer pada windows OS


Sebelumnya sudah saya singgung sedikit mengenai cara menginstall android ini di posting yang terdahulu yaitu Dual boot atau triple boot Windows 8 ubuntu dan android x86, namun kali ini saya akan memberikan sedikit tutorial tentang bagaimana cara install Android OS di pc atau komputer, bisa juga anda melakukan penginstalan android di laptop dan netbook.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika kita akan menginstall android di pc atau komputer yaitu, memisahkan partisi android dengan windows jika anda memiliki instalasi windows di komputer anda. Misalnya jika windows di install di Drive C maka diusahakan android di install di Drive D atau Drive yg lain. Sehingga sistem operasi nya tidak akan berantakan. Tapi berhubung android x86 hanya memerlukan maksimal saja cuman 2GB untuk image sdcard di android 4.0 dan berada pada satu folder sehingga tidak memerlukan banyak ruang dan apabila akan disatukan dengan windows di drive C juga tidak apa-apa asal pas nge install android nya jangan di format.

Disini saya berikan sedikit tutorial cara install android di windows artinya menginstall android dilakukan bersamaan dengan dengan windows os atau dual boot system. Android yang di install di pc adalah android 4.0 atau android ics (Ice Cream Sandwich) Jadi setelah kita menginstal keduanya antara windows dan android maka bisa kita jalankan keduanya saat booting pertama komputer anda melalui pilihan di grub. Grub adalah alat open source linux untuk booting ke dalam sistem operasi atau bootloader.

Tenang saja setelah anda menginstal android di PC atau komputer, sistem operasi yang lain seperti windows xp, windows vista, windows 7 atau linux ubuntu tidak akan terhapus asalkan anda tidak memformat partisi yang bersangkutan pada saat menginstal android di pc.

Terlalu panjang saya bertele-tele, baiklah ini beberapa tips yang harus dilakukan untuk menginstal android di PC atau komputer dibawah ini. Atau lihat video di akhir posting ini.

1. Download sistem operasi Android untuk PC atau komputer disini.
2. Burning hasil download tadi ke CD atau usb drive. Untuk ngeburning melalui cd bisa menggunakan Nero, dan untuk ngeburn iso file ke usb bisa menggunakan iso to usb download disini atau bisa menggunakan winusb disini.
3. Buat partisi kosong di komputer dengan ukuran sebesar 1 GB jika nantinya tidak akan menginstall aplikasi seperti game dan aplikasi android yang besar lainnya. Tetapi Jika akan menginstall aplikasi android yang besar disarankan membuat partisi kosong sebesar yang di inginkan, misalnya 5GB atau lebih besar lagi "Bebas". Untuk mempartisi bisa menggunakan partition magic atau windows manage. Caranya membagi partisi bisa di lihat di video dibawah ini.

4. Restart komputer dan masuk ke bios lihat kemenu boot, pindahkan menu boot yang pertama ke boot to usb atau pada beberapa komputer untuk memilih boot pada saat komputer baru menyala bisa langsung tekan F9 / F10 / F11 atau F12 tergantung setingan bios pada komputer anda. nah disana akan terlihat menu pilihan booting yang akan dipilih. Pilih yg usb. Bios setting bisa dilihat disini

5.  Tampilan pertama untuk menginstal android akan terlihat jika boot yg dipilih sesuai dengan device yang tersedia. Pilih install android.
android menu in pc

6. Pilih Partisi yang akan digunakan

7. Pada menu selanjutnya akan terlihat menu pilihan untuk memformat atau tidak seperti pada gambar dibawah ini.
pilih menu instalasi android x86

8. Selanjutnya akan diminta untuk install grub atau tidak, pilih skip untuk tidak menginstall grub. Karena grub nya akan diinstall di windows.
install android di komputer

9. Untuk menjadikan partisi yang diinstall android bisa di edit dan ditambah atau sebagainya pilih yes untuk read write partisi seperti.
pilih readwrite partisi android

10. Pilih yes untuk menyimpan data.img di harddisk, bisa disesuaikan dengan ukuran maksimal 2GB.
11. Setelah selesai reboot atau restart komputer dan masuk ke windows.
12. Download grub2 untuk windows disini. Extract grub2 untuk windows di drive C: Instal grub2.
13. Masuk ke folder grub2 dan disana ada grub.cfg buka dengan notepad dan tambahkan menu boot android di bawah ini pada bagian paling bawah.
### Android ###

menuentry "Android-x86 4.0-RC2" {
set root='(hd0,7)'
linux /android-4.0-RC2/kernel quiet root=/dev/ram0 androidboot.hardware=eeepc acpi_sleep=s3_bios,s3_mode SRC=/android-4.0-RC2 vga=788 DPI=16
initrd /android-4.0-RC2/initrd.img
}

menuentry "Android-x86 4.0-RC2 (Debug mode)" {
set root='(hd0,7)'
linux /android-4.0-RC2/kernel root=/dev/ram0 androidboot.hardware=eeepc acpi_sleep=s3_bios,s3_mode DEBUG=1 SRC=/android-4.0-RC2 vga=788
initrd /android-4.0-RC2/initrd.img
}
### END Android###

Catatan : Tulisan yg berwarna merah set root='(hd0,7)' ganti dengan partisi penginstalan android anda, misalnya jika android di install di partisi ke tiga atau Drive E:/ maka ganti (hd0,7) dengan (hd0,3), dan nama eeepc ganti dengan nama android yg di install, bisa di lihat pd saat download iso android. Pokoknya tulisan yg di beri warna merah harus di rubah sesuai dengan yang ada pada masing-masing komputer yang di instal android. Dan satu lagi anda bisa mengubah vga=788 (800x600) dengan resolusi yang sesuai dengan komputer atau laptop yang bersangkutan, misal vga=791 (1024x768) untuk melihat semua mode vga=ask, DPI=16 bisa di ganti dengan DPI=120 atau DPI=160 dan ada kemungkinan tanpa DPI pun bisa masuk jadi apabila terjadi sesuatu... tidak usah pakai DPI=XX.

14. Simpan notepad dan restart komputer, Kalau grub2 berhasil diinstal maka ada menu pilihan boot pada saat komputer baru nyala, pilih boot ke grub 2 dan pilih menu boot android untuk memilih ke android OS.

15. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Penting : - Salah satu yang harus diperhatikan adalah versi android yang di instal, apakah sama dengan android yang diatas, sehingga pada saat booting tidak akan error. Contohnya jika android yang di download versi 2.2 atau android-x86-4.2-20121225.iso, nah jika seperti itu maka nama folder android tentu saja akan berbeda, untuk android 4.2 yaitu android-x86-4.2-20121225.iso yang saya ketahui folder namanya adalah android-4.2-20121205, maka pada grub harus diganti dari android-4.0-RC2 menjadi android-4.2-20121205.
- Di grub 2 untuk partisi drive C sama dengan hd0,1, partisi drive D sama dengan hd0,2 dan seterusnya. Kemudian jika pada partisi terdapat primary dan logical drive atau ext lba maka urutan partisi nya adalah untuk drive C = hd0,1 dan untuk drive D = hd0,5 drive E = hd0,6 dan seterusnya, jadi hd0,2, hd0,3 dan hd0,4 dilewat.

- Di grub 1 untuk partisi drive C sama dengan hd0,0,  Jika drive D adalah merupakan partisi primary drive D sama dengan hd0,1 dan seterusnya. tapi jika drive D adalah logical drive atau ext lba maka Drive D = hd0,5 dst, itupun tergantung pada saat pertama kali kita membuat sebuah partisi.
- Contohnya bisa dilihat pada gambar dibawah postingan ini.

Video Cara menginstall android di komputer pada windows.

Jika ada pertanyaan silahkan komen dibawah ini.

Update gambar tentang penggantian nama folder dan partisi pada grub.cfg di PC / komputer / Laptop.
partisi android folder di pc

Tanda panah tersebut menandakan bahwa nama folder android yg di instal di komputer sesuai dengan nama folder yang ada di grub.cfg dan juga partisi peng-instalan android.
Read More ->>

Selasa, 10 Juli 2012

Cara mudah cek Processor, Memory, Harddisk, VGA, dll

Sebenarnya untuk melakukan cek spesifikasi komputer/laptop cukup mudah dan ada 2 cara yang dapat dilakukan untuk mengetahui informasi spesifikasi komputer/laptop, diantaranya melalui BIOS dan Sistem Operasi, karena BIOS memberikan informasi yang bersifat "debug" maka akan sulit untuk menterjemahkan ke bahasa yang dimengerti dan terkadang tidak lengkap, jadi kita dapat memilih cara yang kedua yaitu melalui Sistem Operasi.
Microsoft Windows:
  • System Properties:
    [XP/Vista] Dapat dilihat melalui System Properties, dengan cara klik kanan pada My Computer kemudian pilih Properties akan muncul jendela informasi mengenai system secara singkat(Jenis CPU, Clock, Memory). [Win7] Klik tombol Start kemudian klik kanan pada Computer lalu pilih Properties
  • Microsoft DirectX:
    Microsoft memiliki fitur DirectX sebagai aplikasi bawaan untuk pendukung aplikasi yang bersifat multimedia, selain itu DirectX juga menyediakan informasi mengenai system secara garis besar. [XP/Vista] Dengan cara klik tombol Start kemudian klik Run kemudian ketik perintah dxdiag
    [Win7] Dengan cara klik tombol Start kemudian didalam kotak Search Program and Files ketik dxdiag kemudian tekan enter.
    maka akan muncul jendela informasi dari DirectX yang lebih detail tentang jenis/kapasitas dari processor, memory, vga, sound, dll.
  • Kapasitas HDD
    [XP/Vista/7] Untuk Harddisk dapat dilihat melalui Computer Management, dengan cara klik tombol Start kemudian pilih Control Panel kemudian pilih Administrative Tools kemudian pilih Computer Management lalu dikolom sebelah kiri pilih Disk Management maka dapat dilihat kapasitas, partisi dan jenis file system dari Harddisk. note: kemungkinan lokasi atau penamaan akan sedikit berbeda pada versi Windows Vista/7 namun sebenarnya pengertiannya tetap sama.
  • 3rd Party Software
    Atau menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti
    CPU-Z
    TuneUP Utilities
    Everest
Linux:
Untuk sistem operasi Linux dapat menggunakan beberapa perintah melalui terminal/konsol, (harus menggunakan user account root):
  • # cat /proc/cpuinfo | Informasi Processor
  • # cat /proc/meminfo | Informasi Memory
  • # lshw | Untuk list perangkat keras
  • # fdisk -l | Informasi Harddisk dan partisi
  • # lspci | Informasi lengkap jenis Controller, BUS, PCI, dll
  • # lspci -nn | Informasi singkat jenis Controller, BUS, PCI, dll
  • # lspci | grep VGA | Informasi VGA / Display Card
  • # lspci | grep Eth | Informasi Ethernet Card / NIC / LAN Card
  • # uname -a | Informasi Kernel dan jenis Processor
semoga membantu!
Read More ->>

Cara menjaga agar koneksi internet dial up lebih stabil

Sering jengkel dengan koneksi internet dial up dirumah anda yang sering putus dan RTO ? Hal ini memang sering terjadi pada koneksi internet dial up dan tidak bisa dihindari, pasalnya koneksi internet dial up sebenarnya merupakan hasil sharing dari koneksi internet yang dibagi-bagi kebeberapa pelanggan, jadi mau tidak mau, anda harus berbagi bandhwith dengan sesama pelanggan. Hal tersebut juga yang sering membuat koneksi internet dial up putus. Terus, bagaimana caranya agar koneksi internet dial up lebih stabil tanpa adanya RTO, minimal kemunculan RTO bisa diminimalisir ? Berikut cara yang bisa anda coba, walaupun tidak bisa menjamin 100% berhasil.
cara ini sangat sederhana, tapi sesederhana apa pun caranya kalau belum tahu bisa menjadi sulit jika tidak dipraktekan sendiri. Itung – itung memang lagi pegang komputer jadinya agak jadul. :D Setelah anda berhasil install driver untuk USB/kabel data dan ponsel anda, maka sudah saatnya anda membuat koneksi manual untuk ponsel tersebut (sebenarnya tidak terpaku pada ponsel saja, jika anda punya modem USB, caranya juga sama). berikut cara – cara untuk membuat koneksi manual di windows 7 beserta screen shotnya.
  1. Pertama silahkan masuk ke control panel dan masuk ke settingan koneksi internet. Lihat saja screen shot di bawah
  2. Buat Koneksi manual. klik pada bagian create new connection.
  3. klik Next dan anda akan mendapati sebuah pilihan koneksi. pilih saja bagian dial up dan klik next. Kemudian dari langkah tersebut anda tinggal memilih modem yang akan di pakai. Kalau anda sudah menginstall ponsel anda sebagai modem seharusnya anda akan melihat modem tersebut muncul di daftar. Kalau belum install dulu. Untuk langkah ini aku berikan sesuai gambar di bawah.
  4. Setelah langkah – langkah di atas selesai maka anda tinggal membuat koneksi manual untuk koneksi ke langganan internet anda . Saya memakai flexi unlimited dengan berbagai paket beragam. Kadang harian kalau nggak ada uang kadang bulanan kalau lagi habis merampok. :D tapi semua itu nggak ngefek soalnya paket flexi apa pun yang anda pilih username untuk koneksi tetap sama. Untuk Username akan anda dapatkan setelah registrasi. Sedangkan password isi saja dengan telkom. Nomor dial Up #777. Untuk nama koneksi isi saja sembarang. Berikut gambarnya sampai bisa connect.


    Dari keterangan di atas kita bisa tahu kita sudah connect. Sekarang tips yang mungkin sedikit membantu untuk anda pemakai koneksi dial up.
  5. Agar lebih stabil koneksi dial yang anda gunakan. silahkan melakukan ping secara terus menerus. ping di sini berguna untuk tetap terhubung ke internet. Karena kadang kala koneksi internet terlebih lagi dial up sering sekali nggak mau connect setelah nggak kita gunakan selama beberapa menit. Alternatif yang bisa kita gunakan adalah refresh. Tapi di sini dari pada ntar mengulang lagi mendingan kita tetap terhubung ke internet bukan. Untuk langkah – langkahnya silahkan buka start – Run – Ketik “CMD” tanpa tanda petik. kalau sudah ketikan saja “ping google.com -t” Tanpa tanda petik dan setiap kata di pisah dengan spasi. Saya sarankan agar kamu menggunakannya setelah koneksi anda baru terhubung. Untuk screen shot silahkan lihat di bawah. Ping ini sendiri hanya membutuhkan ukuran kecil saja nggak sampai 1 Kb. Jadi nggak ganggu koneksi anda.
Demikian apa yang bisa saya sharing, semoga bisa bermanfaat bagi pengunjung semua, terima kasih
Read More ->>

Newsreel

Loading...

Total Tayangan Laman

Google Translate

English French German Spain Italian Dutch
Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
online gambling insider.ca IP
Vudlinxshared. Diberdayakan oleh Blogger.

Follow by Email

Followers